Pages

Subscribe:

Total Tayangan Laman

Diberdayakan oleh Blogger.

Share It

Pengikut

Book an Appointment

Senin, 20 Mei 2013

Bukan Adu Domba Tapi "Domba Catwalk"

Bukan Adu Domba Tapi "Domba Catwalk"

Minggu, 5 Mei 2013 17:10
Ilustrasi (juragan-farhan)
 GriyaWisata.com - Sebanyak 200 ekor domba garut mengikuti "Domba Catwalk" yang digelar untuk memeriahkan hari jadi Kabupaten Garut di alun-alun, Sabtu.

 
Ketua Panitia "Domba Catwalk", Deni Rinjani mengatakan selain tampil dalam adu ketangkasan, domba ini juga tampil dengan memakai busana unik untuk menghibur masyarakat.
 
Kompetisi "Domba Catwalk" ini sudah lima kali digelar dan bertujuan diantaranya untuk melestarikan domba yang menjadi ciri khas Garut.
 
"Tujuan kegiatan ini sebagai cara kami untuk melestarikan domba garut, dan acara tahun ini berhasil meraih MURI kategori domba terbanyak dan unik," katanya.
 
Ia berharap melalui "Domba Catwalk" masyarakat Garut dan dari daerah lainnya mengetahui keunggulan domba garut.
 
Satu per satu domba berjalan di atas panggung bersama pemiliknya dengan berbagai macam pakaian yang unik. Juri akan menilai dari keunikan pakaian, keselarasan dan ketegakan domba saat berjalan serta kesehatannya.
 
 
Salah satu domba yang tampil adalah milik Bah Kokoh (42). Ia menampilkan domba betina dengan kerudung, kain putih yang menutup badan, dan hiasan.
 
"Saya tampilkan domba betina agar beda dari yang lain, sehingga lebih unik dan bisa menarik perhatian penonton," katanya.
 
Salah seorang pengurus padepokan domba garut, Cepi Mulyadi menyatakan dukungannya terhadap acara ini. Ia berharap "Domba Catwalk" dapat terus digelar setiap tahun dengan lebih banyak lagi domba peserta.
 
"Dengan acara ini menambah semangat para peternak domba garut, dan para seni domba tangkas lainnya untuk ikut tampil," kata Cepi.[Ant]

Senin, 22 April 2013

Kambing, Domba, Aqiqah + Masak

http://kkcdn-static.kaskus.co.id/images/2012/12/17/734795_20121217051814.jpg
Kambing, Domba, Aqiqah + Masak
WarungTernak menyediakan solusi untuk kebutuhan daging anda, sesuai standar kesehatan dan terjamin kualitasnya, serta halal untuk dikonsumsi. Solusi yang ditawarkan dari penyediaan hewan ternak kambing dan domba, untuk kebutuhan aqiqah dan qurban, hingga kebutuhan katering dengan menu seperti kambing guling, gulai, sate kambing, sop, dan tongseng.

WarungTernak menyediakan berbagai layanan yang memudahkan anda, seperti:

* Layanan pemotongan hewan ternak (sesuai kaidah syariah Islam dan tukang potong/jagal bersertifikat MUI)
* Layanan pesan via langsung bertemu (tatap muka), telepon, SMS, atau Email
* Layanan antar ke lokasi pemesan
* Layanan metode pembayaran via transfer ATM (Mandiri, BCA, Mandiri Syariah, BNI, Permata) atau kas (COD)
* Layanan serah terima (ijab qobul) via langsung bertemu (tatap muka), telepon, SMS, atau Email
* Layanan distribusi daging ke ke pihak yang membutuhkan (melalui rekanan lembaga/yayasan sosial)
Produk Warung Ternak
Aqiqah (daging khusus untuk Aqiqah)
Aqiqah dengan Layanan Masak
Aqiqah dengan tambahan Paket Nasi Box dan Buku Risalah Aqiqah
Katering (menu : sate kambing, gulai, sop, dan tongseng)*
Kambing Guling (daging khusus untuk Kambing Guling)

Mengapa harus memilih kami:
-Ternak hasil Penggemukan agar mendapat hasil daging yang optimal
-Kesehatan ternak yang terjaga
-Kondisi ternak yang jauh dari stress













"Menjalaninya dengan kejujuran, demi sebuah kepercayaan"
Semua harga sudah termasuk ongkos kirim untuk wilayah Jabodetabek.

untuk info lebih lanjut,Hub
6281220319484


 

Rabu, 11 Juli 2012

Domba Catwalk di Garut Festival III 2012

Domba Catwalk di Garut Festival

Domba Garut
Domba Garut (sumber: SP)
Domba bukan hanya diadudomba saja. Domba bisa dipercantik menjadi hiburan masyarakat.

Sebanyak 60 ekor domba diikutkan dalam "Domba Catwalk" atau peragaan hewan domba memakai busana unik digelar dalam rangkaian memeriahkan kegiatan Gebyar Garut Festival di alun-alun Kabupaten Garut, Jawa Barat, hari ini.

Domba-domba tersebut  dari berbagai padepokan di wilayah Kabupaten Garut, Bandung, Tasikmalaya dan Ciamis.  Domba dengan berpenampilan pakaian unik, ditambah asesoris satu per satu ditampilkan di panggung layaknya model dengan pakaian yang dibuat oleh desainer ternama.

Domba yang tampil bersama pemiliknya itu dinilai oleh empat juri dari kalangan budayawan, seniman, tim kesehatan hewan serta perwakilan dari peternak domba garut.  Ketua Panitia, Deni mengatakan kegiatan "domba catwalk" merupakan rangkaian dalam rangka hari jadi Garut ke-199, yang setiap tahun digelar bersamaan dengan Garut festival. 
 


Ia menjelaskan domba yang tampil diatas panggung dinilai dari keunikan pakaian, keselarasan dan ketegakan badan domba saa berjalan.

"Kita ingin mengenalkan domba bukan hanya dilaga seni adu domba saja, melainkan domba bisa dipercantik menjadi hiburan masyarakat,"jelas Deni.

Salah seorang pemilik padepokan domba "Giri Jaya", Agus mengatakan mengikuti "domba catwalk" untuk sekedar hiburan sekaligus menampilkan domba kesayangannya kepada masyarakat.

 Agar dapat tampil menarik diatas panggung, Agus telah mempersiapkan satu bulan sebelumnya untuk merawat domba serta memperhatikan makanannya.

 "Dua domba yang saya tampilkan, sebulan sebelumnya saya beri telur mateng agar sehat, dan saya membuatkan bajunya sendiri," jelas Agus.

 Salah seorang penonton warga Garut, Kusuma Ningrum menilai domba yang ditampilkan cukup unik dengan memakai busana dan asesoris yang menarik.
 "Ya sangat unik, domba dipakaikan baju, terus berjalan di atas panggung," katanya yang datang bersama anaknya.
Penulis

Adu Domba Garut lapangan IBC di samping Ramayana (MAL GARUT)

Adu Domba Garut

 Aksi adu domba Garut menarik perhatian banyak masyarakat di lapangan IBC di samping Ramayana (MAL GARUT). Hari sabtu 30 Juni 2012 sekitar jam 12.30  menjadi lebih meriah karena adanya kegiatan ini. Kegiatan ini sangat menarik, setiap domba adu dipertontonkan dengan adu kekuatan, musik has dilantunkan
bersama sindenya, kemudian riuh anak-anak dan penonton melihat aksi domba beradu kekuatan.






Kamis, 17 Mei 2012

FOTO GAMBAR DOMBA GARUT










Domba Garut adalah Aset




Domba Garut merupakan salah satu asset plasma nutfah yang dimiliki warga Jawa Barat yang sangat penting sehingga perlu dilestarikan dan dikembangkan.
Binar Surya Lestari membudidayakan peternakan domba khususnya domba garut yang berstandarisasi peternakan domba di Indonesia.
Perkembangan pemeliharaan domba garut mengarah pada 2 sasaran utama, yaitu sebagai penghasil daging dan sebagai ternak fancy untuk kesenangan dan hobi (kontes ketangkasan domba garut)
video 


TERNAK DOMBA GARUT

MEMULAI USAHA TERNAK PEMBIBITAN DOMBA GARUT

informasi lebih lanjut hub.bpk asep -085323965846 

A PERSIAPAN KANDANG & LOKASI
Kandang yang disiapkan adalah Kandang Jenis Koloni & Kandang Baterai berlantai Panggung. Kandang Jenis Koloni diperuntukkan untuk Domba Garut Betina sedangkan Kandang Jenis Baterai diperuntukkan untuk Domba Garut Jantan.
Kandang Jenis Koloni berisikan 10 ekor Domba Garut Betina. Kandang Jenis Baterai berisikan 1 ekor Domba Garut Jantan. Jumlah Total Kandang Jenis Koloni sebanyak 3 Kandang sedangkan Jumlah Total Kandang Jenis Baterai sebanyak 3 Kandang.
Penyediaan Sumber Pakan Hijauan Domba Garut di sekitar Kandang: Penanaman Rumput, Pepohonan dll.



B PEMBELIAN BIBIT INDUK DOMBA GARUT
Bibit Induk Domba Garut Jantan sebagai Tahap Awal sebanyak 3 ekor. Bibit Induk Domba Garut Betina sebagai Tahap Awal sebanyak 30 ekor.

C PROGRAM PERKAWINAN

Program Perkawinan yang dijalankan adalah dengan Metode Perkawinan Koloni. Induk Jantan ditempatkan Koloni dengan 10 Induk Betina selama 40 hari. Selepas 40 hari, Induk Jantan ditempatkan dalam Kandang Baterai sedangkan Induk Betina masih ditempatkan dalam Kandang Koloni. Siklus Birahi Domba Garut Betina adalah berlangsung 1 hari setiap periode 14 - 17 hari. Metode Perkawinan Koloni menjadikan Jantan akan kawin dengan Betina dalam Kondisi Birahi

D PROGRAM KELAHIRAN

Domba Garut Betina akan mengalami 150 hari (5 bulan) masa kebuntingan pasca perkawinan. Setelah 150 hari masa kebuntingan maka Domba Garut Betina akan melahirkan. Jumlah anak yang dilahirkan oleh Domba Garut Betina umumnya 1 s.d 4 ekor. Anak Domba Garut yang baru lahir umumnya memiliki Berat Badan lahir 3 s.d 5 Kg. Sebelum menginjak usia 5 bulan, anak Domba Garut ditempatkan dalam Kandang yang sama dengan Induknya. Baru pada usia menginjak 5 bulan maka anak siap disapih (Tidak Menyusui Lagi pada Induk). Berat Badan Anak Domba Garut saat disapih/ dipisahkan dari Induk yaitu antara 15 s.d 20 Kg. Induk Domba Garut Betina siap dikawinkan kembali setelah jarak 2 bulan dari Kelahiran

E PROGRAM PAKAN

Pakan Domba Garut yang utama adalah Jenis Hijauan seperti Rumput, Dedaunan bisa pula Limbah Sayuran Pasar. Sebagai Pakan Tambahan dapat pula diberikan Ampas Tahu. Dalam 1 hari, 1 ekor Domba Garut Jantan/ Betina dewasa membutuhkan 6 Kg Hijauan. Bila memungkinkan, Ampas Tahu diberikan 1 Kg pada tiap harinya. Frequensi Pemberian Pakan adalah 3 Kg Hijauan pada pagi hari dan 3 Kg Hijauan pada sore hari, sedangkan Ampas Tahu sebanyak 1 Kg diberikan pada sore hari pula sebelum pemberian Pakan Hijauan. Harga Ampas Tahu berkisar antara Rp. 150,- s.d Rp. 250,- per Kg. Sedangkan Hijauan berupa Rumput atau Dedaunan dimungkinkan Zero Cost karena diperoleh dari Lingkungan sekitar

F JUMLAH PEKERJA

Jumlah Pekerja yang ideal untuk Jumlah Populasi 33 ekor adalah 2 (dua) orang. Adapun Pekerja secara bergantian tiap harinya menjalankan 2 aktivitas utama:
a Kegiatan Mencari Pakan Hijauan (Rumput atau Dedaunan)
b Kegiatan Merawat Kesehatan Ternak & Menjaga Kebersihan Kandang


G KEGIATAN MENCARI RUMPUT ATAU DEDAUNAN

Dalam 1 hari per ekor Domba Garut membutuhkan 6 Kg Hijauan, bilamana Populasi yang ada adalah 33 ekor maka Jumlah Hijauan yang dibutuhkan pada tiap harinya adalah 198 Kg, asumsikan di mana per 1 Karung dapat memuat 50 Kg Hijauan, maka Target Karung pada tiap harinya adalah 4 Karung untuk Hijauan di sekitar Lokasi Kandang


H KEGIATAN MERAWAT KESEHATAN TERNAK

Memandikan Domba, Pencukuran Bulu Domba, Pemotongan Kuku Domba


I KEGIATAN KEBERSIHAN KANDANG

Membersihkan Kandang dari Kotoran Ternak yang bermanfaat untuk Kesehatan Ternak. Kotoran Ternak diolah sebagai Bahan Baku Pupuk Organik.

J PROSPEK & PELUANG PASAR

Anak Domba Garut Jantan usia 5 bulan dapat dijual dengan asumsi harga Rp. 500.000,- per ekor. Anak Domba Garut Betina usia 5 bulan dapat dijual dengan asumsi harga Rp. 400.000,- per ekor.

K LANGKAH PENGEMBANGAN USAHA

Hasil Penjualan Anak Domba Garut Usia 5 bulan dapat dibelikan Bibit Induk Domba Betina baru. Pembelian Tahap-1 dibulan ke-10 usaha sebanyak 10 ekor dari Pendapatan Penjualan. Pembelian Tahap-2 dibulan ke-17 usaha sebanyak 10 ekor dari Pendapatan Penjualan. Bibit Induk Domba Garut Betina yang sudah ada sebelumnya dan sudah Hamil di Mitrakan kepada Petani untuk dirawat dan dipelihara. Tentunya ini merupakan suatu Keuntungan untuk menekan Biaya Pakan. Bibit Induk Domba Betina baru dimasukkan ke dalam Kandang Koloni untuk menggantikan Betina yang di Mitrakan kepada Petani. Bibit Induk Domba Betina yang ada di petani bilamana sudah melahirkan maka dapat dijual. Atas jerih payahnya, maka Petani Mitra mendapatkan perolehan Bagi Hasil dari Penjualan yang dilakukan. Induk Domba Betina yang sudah melahirkan maka kembali dikawinkan kembali di Kandang Petani dengan dipinjamkan Pejantan sementara waktu Usaha Domba Garut semakin berkembang di suatu Wilayah tentunya, Posisi bulan ke-24:
a Domba Garut Jantan = 3 ekor
b Domba Garut Betina = 50 ekor
c Anak Domba Garut Belum Sapih = 18 ekor


L MANFAAT USAHA TERNAK DOMBA GARUT
Gambar Domba Garut

Mensejahterahkan Petani di mana dapat memperoleh Penghasilan Tambahan, Menjaga Kelestarian Plasma Nutfah Indonesia dengan memperbanyak Jumlah Populasi, Menyuburkan Tanaman dengan adanya Kotoran Ternak Domba sebagai Bahan Baku Pupuk, Menjaga Kelestarian Lingkungan di mana sudah tentu harus dilakukan Penanaman Rumput atau Pohon Dedaunan yang menjadi Sumber Pakan Hijauan untuk Domba Garut.

M FAKTOR YANG HARUS DIPERHATIKAN

1 Peluang Pemasaran
2 Kesiapan Sumber Daya Manusia
3 Ketersediaan Stock Pakan Hijauan di Lingkungan Sekitar
4 Kemampuan Modal
Sumber : http://dombagarut.blogspot.com/2007/07/memulai-usaha-ternak-pembibitan-domba.html