Kamis, 17 Mei 2012

TERNAK DOMBA GARUT

MEMULAI USAHA TERNAK PEMBIBITAN DOMBA GARUT

informasi lebih lanjut hub.bpk asep -085323965846 

A PERSIAPAN KANDANG & LOKASI
Kandang yang disiapkan adalah Kandang Jenis Koloni & Kandang Baterai berlantai Panggung. Kandang Jenis Koloni diperuntukkan untuk Domba Garut Betina sedangkan Kandang Jenis Baterai diperuntukkan untuk Domba Garut Jantan.
Kandang Jenis Koloni berisikan 10 ekor Domba Garut Betina. Kandang Jenis Baterai berisikan 1 ekor Domba Garut Jantan. Jumlah Total Kandang Jenis Koloni sebanyak 3 Kandang sedangkan Jumlah Total Kandang Jenis Baterai sebanyak 3 Kandang.
Penyediaan Sumber Pakan Hijauan Domba Garut di sekitar Kandang: Penanaman Rumput, Pepohonan dll.



B PEMBELIAN BIBIT INDUK DOMBA GARUT
Bibit Induk Domba Garut Jantan sebagai Tahap Awal sebanyak 3 ekor. Bibit Induk Domba Garut Betina sebagai Tahap Awal sebanyak 30 ekor.

C PROGRAM PERKAWINAN

Program Perkawinan yang dijalankan adalah dengan Metode Perkawinan Koloni. Induk Jantan ditempatkan Koloni dengan 10 Induk Betina selama 40 hari. Selepas 40 hari, Induk Jantan ditempatkan dalam Kandang Baterai sedangkan Induk Betina masih ditempatkan dalam Kandang Koloni. Siklus Birahi Domba Garut Betina adalah berlangsung 1 hari setiap periode 14 - 17 hari. Metode Perkawinan Koloni menjadikan Jantan akan kawin dengan Betina dalam Kondisi Birahi

D PROGRAM KELAHIRAN

Domba Garut Betina akan mengalami 150 hari (5 bulan) masa kebuntingan pasca perkawinan. Setelah 150 hari masa kebuntingan maka Domba Garut Betina akan melahirkan. Jumlah anak yang dilahirkan oleh Domba Garut Betina umumnya 1 s.d 4 ekor. Anak Domba Garut yang baru lahir umumnya memiliki Berat Badan lahir 3 s.d 5 Kg. Sebelum menginjak usia 5 bulan, anak Domba Garut ditempatkan dalam Kandang yang sama dengan Induknya. Baru pada usia menginjak 5 bulan maka anak siap disapih (Tidak Menyusui Lagi pada Induk). Berat Badan Anak Domba Garut saat disapih/ dipisahkan dari Induk yaitu antara 15 s.d 20 Kg. Induk Domba Garut Betina siap dikawinkan kembali setelah jarak 2 bulan dari Kelahiran

E PROGRAM PAKAN

Pakan Domba Garut yang utama adalah Jenis Hijauan seperti Rumput, Dedaunan bisa pula Limbah Sayuran Pasar. Sebagai Pakan Tambahan dapat pula diberikan Ampas Tahu. Dalam 1 hari, 1 ekor Domba Garut Jantan/ Betina dewasa membutuhkan 6 Kg Hijauan. Bila memungkinkan, Ampas Tahu diberikan 1 Kg pada tiap harinya. Frequensi Pemberian Pakan adalah 3 Kg Hijauan pada pagi hari dan 3 Kg Hijauan pada sore hari, sedangkan Ampas Tahu sebanyak 1 Kg diberikan pada sore hari pula sebelum pemberian Pakan Hijauan. Harga Ampas Tahu berkisar antara Rp. 150,- s.d Rp. 250,- per Kg. Sedangkan Hijauan berupa Rumput atau Dedaunan dimungkinkan Zero Cost karena diperoleh dari Lingkungan sekitar

F JUMLAH PEKERJA

Jumlah Pekerja yang ideal untuk Jumlah Populasi 33 ekor adalah 2 (dua) orang. Adapun Pekerja secara bergantian tiap harinya menjalankan 2 aktivitas utama:
a Kegiatan Mencari Pakan Hijauan (Rumput atau Dedaunan)
b Kegiatan Merawat Kesehatan Ternak & Menjaga Kebersihan Kandang


G KEGIATAN MENCARI RUMPUT ATAU DEDAUNAN

Dalam 1 hari per ekor Domba Garut membutuhkan 6 Kg Hijauan, bilamana Populasi yang ada adalah 33 ekor maka Jumlah Hijauan yang dibutuhkan pada tiap harinya adalah 198 Kg, asumsikan di mana per 1 Karung dapat memuat 50 Kg Hijauan, maka Target Karung pada tiap harinya adalah 4 Karung untuk Hijauan di sekitar Lokasi Kandang


H KEGIATAN MERAWAT KESEHATAN TERNAK

Memandikan Domba, Pencukuran Bulu Domba, Pemotongan Kuku Domba


I KEGIATAN KEBERSIHAN KANDANG

Membersihkan Kandang dari Kotoran Ternak yang bermanfaat untuk Kesehatan Ternak. Kotoran Ternak diolah sebagai Bahan Baku Pupuk Organik.

J PROSPEK & PELUANG PASAR

Anak Domba Garut Jantan usia 5 bulan dapat dijual dengan asumsi harga Rp. 500.000,- per ekor. Anak Domba Garut Betina usia 5 bulan dapat dijual dengan asumsi harga Rp. 400.000,- per ekor.

K LANGKAH PENGEMBANGAN USAHA

Hasil Penjualan Anak Domba Garut Usia 5 bulan dapat dibelikan Bibit Induk Domba Betina baru. Pembelian Tahap-1 dibulan ke-10 usaha sebanyak 10 ekor dari Pendapatan Penjualan. Pembelian Tahap-2 dibulan ke-17 usaha sebanyak 10 ekor dari Pendapatan Penjualan. Bibit Induk Domba Garut Betina yang sudah ada sebelumnya dan sudah Hamil di Mitrakan kepada Petani untuk dirawat dan dipelihara. Tentunya ini merupakan suatu Keuntungan untuk menekan Biaya Pakan. Bibit Induk Domba Betina baru dimasukkan ke dalam Kandang Koloni untuk menggantikan Betina yang di Mitrakan kepada Petani. Bibit Induk Domba Betina yang ada di petani bilamana sudah melahirkan maka dapat dijual. Atas jerih payahnya, maka Petani Mitra mendapatkan perolehan Bagi Hasil dari Penjualan yang dilakukan. Induk Domba Betina yang sudah melahirkan maka kembali dikawinkan kembali di Kandang Petani dengan dipinjamkan Pejantan sementara waktu Usaha Domba Garut semakin berkembang di suatu Wilayah tentunya, Posisi bulan ke-24:
a Domba Garut Jantan = 3 ekor
b Domba Garut Betina = 50 ekor
c Anak Domba Garut Belum Sapih = 18 ekor


L MANFAAT USAHA TERNAK DOMBA GARUT
Gambar Domba Garut

Mensejahterahkan Petani di mana dapat memperoleh Penghasilan Tambahan, Menjaga Kelestarian Plasma Nutfah Indonesia dengan memperbanyak Jumlah Populasi, Menyuburkan Tanaman dengan adanya Kotoran Ternak Domba sebagai Bahan Baku Pupuk, Menjaga Kelestarian Lingkungan di mana sudah tentu harus dilakukan Penanaman Rumput atau Pohon Dedaunan yang menjadi Sumber Pakan Hijauan untuk Domba Garut.

M FAKTOR YANG HARUS DIPERHATIKAN

1 Peluang Pemasaran
2 Kesiapan Sumber Daya Manusia
3 Ketersediaan Stock Pakan Hijauan di Lingkungan Sekitar
4 Kemampuan Modal
Sumber : http://dombagarut.blogspot.com/2007/07/memulai-usaha-ternak-pembibitan-domba.html

Reaksi:

0 komentar:

Poskan Komentar